WHAT'S NEW?
Loading...
Pria New Jersey Menghadapi Tuntutan Penjara karena Menolak untuk Menurunkan Bendera Donald Trump
Calon presiden dari Partai Republik Donald Trump tampaknya memiliki pendukung fanatik, Joseph Hornick, seorang pria New Jersey dituntut $ 2.000 atau 90 hari di penjara karena mengibarkan bendera bertuliskan nama miliarder kandidat capres tersebut di rumahnya.
Para pejabat setempat mengatakan bendera melanggar suatu peraturan yang melarang tampilan tanda-tanda politik lebih dari 30 hari menjelang pemilu dan mengeluarkan surat panggilan pada 7 Juni.
Selama berminggu-minggu, Hornick telah memasang bendera biru dengan tulisan Trump's "Make America Great Again!" (Trump "Membuat Besar Amerika Lagi!") slogan kampanye pada tiang luar dua lantai West Long Branch rumahnya, di persimpangan padat lalulintas dekat Monmouth University, untuk menunjukkan dukungannya pada Trump. Trump telah berkampanye minggu ini di negara tetangga New York dalam upaya untuk merebut nominasi presiden dari Partai Republik.
Meskipun mengeluarkan surat panggilan pada tanggal 25 Maret untuk pelanggaran, Hornick rupanya berniat untuk tetap bertahan.
"Denda bisa dalam Jutaan dolar! Bendera itu tidak akan pernah turun!" tantangnya dalam posting Facebooknya.
Hornick tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Lori Cole, petugas West Long Branch, mengatakan pada hari Jumat bahwa Hornick, 54, juga bisa menghadapi 90 hari di penjara sebagai hukuman maksimal jika hakim menentukan dia melanggar hukum.
"Ini hanya datang baru-baru ini," katanya.
Brian Hegarty, mantan anggota dewan Partai Demokrat, mengeluhkan kepada pihak berwenang tentang bendera Hornick, menurut laporan polisi 25 Maret.
Hegarty mengatakan kepada polisi bahwa ia telah mengeluh beberapa kali tentang bendera seorang pejabat penegak kode, tetapi tidak ada tindakan yang diambil. Sersan James Gomez dalam laporannya mengatakan Hornick awalnya setuju untuk menurunkan bendera sebelum berbicara dengan pengacaranya.
"Dia mengatakan pada pengacaranya bahwa dia tidak akan menurunkan bendera dan akan melawan setiap panggilan yang dikeluarkan untuk dia," tulis Gomez.
Hornick dijadwalkan untuk muncul di pengadilan pada 20 April.
0 komentar:
Post a Comment